Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ziarah Maqbaroh Syuhada Badar dan Pengingat Sejarah Perjuangan Umat Islam

Maruf El Rumi , Jurnalis-Kamis, 13 Juli 2023 |06:17 WIB
Ziarah Maqbaroh Syuhada Badar dan Pengingat Sejarah Perjuangan Umat Islam
Magbaroh Syuhada Badar (Foto: MPI)
A
A
A

 

MADINAH - Dari Madinah ke Maqbaroh Syuhada Badar dibutuhkan waktu sekitar 1,5 sampai 2 jam menggunakan kendaraan roda empat. Dengan jarak sekitar 150 kilometer, sepanjang perjalanan ke salah satu tempat bersejarah dalam perkembangan agama Islam tersebut ditemani pemandangan gurun dan perbukitan batu di kanan kiri jalan.

Dalam kondisi tertentu, bisa jadi perjalanan juga akan sedikit dibuat tegang dengan terpaan angin kencang yang membawa debu menerpa mobil.

Jika tekanan angin kencang, mobil harus menepi sampai kondisi memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan. Tapi, tantangan itu akan sepadan dengan pengalaman sejarah di tempat berlangsungnya salah satu perang terbesar umat Islam, bahwa tidak ada yang tak mungkin jika Allah sudah berkehendak.

Bicara bangunan fisik makam, tidak ada yang istimewa dari tempat tersebut. Saat tiba di sana yang ada hanya hamparan makam luas dikelilingi pagar dengan tinggi sekitar tiga meter.

Di depannya ada tulisan Maqbaroh Syuhada Badar atau Pemakaman Syuhada Perang Badar. Makam tersebut juga pemakaman lain di Arab Saudi, tidak ada penanda seperti batu nisan atau apapun untuk membedakan makam sahabat satu dengan yang lainnya. Makam tersebut juga tertutup karena jamaah tidak bisa masuk. Bentuk hamparan tanahnya juga dibiarkan berantakan.

Ini agak berbeda misalnya dengan pemakaman Baqi di Madinah yang ada akses jalan berapaving untuk akses jamaah berjalan di dalam area makam. Ada paving tapi belum jelas fungsinya untuk apa. Peziarah yang datang ke pamakaman badar, hanya bisa melihat dari luar pagar sambil mengingat betapa dahsatnya perang yang terjadi pada 17 Ramadan 2 Hijriah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement