JAKARTA - Buka tabungan haji sejak dini, masyarakat akan mendapatkan untung. Saat ini PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendorong masyarakat untuk mempersiapkan ibadah haji anak sedini mungkin melalui kampanye Haji Anak Hebat.
Kampanye ini ditujukan untuk membantu orang tua dalam melakukan perencanaan tabungan anak dalam rangka persiapan dana kebutuhan haji di masa depan.
Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, saat ini 75% pendaftar haji di Indonesia berusia di atas 40 tahun. Dengan masa tunggu keberangkatan ibadah haji rata-rata lebih dari 20 tahun, maka sebagian besar jamaah haji asal Indonesia didominasi oleh jamaah usia lanjut, padahal haji adalah salah satu ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima.
"Oleh karena itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran bagi orang tua untuk mulai mempersiapkan ibadah haji sedini mungkin dengan membuka tabungan khusus haji untuk anak. Agar kelak ketika sudah tiba waktunya maka ibadah haji anak dapat lebih efektif karena dilakukan di usia yang masih muda dan produktif," ujarnya di Jakarta, Kamis (27/7/2023).
Kampanye ini sejalan dengan gerakan Haji Muda yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat. Gerakan Haji Muda bertujuan agar generasi muda muslim di Tanah Air dapat mulai merencanakan biaya perjalanan haji lebih awal.
Dalam rangka menyukseskan kampanye ini, Bank Muamalat menyediakan produk yang dapat membantu orang tua melakukan perencanaan dana kebutuhan haji untuk anaknya, baik dalam bentuk setoran awal maupun setoran lunas. Produk yang ditawarkan oleh Bank Muamalat adalah Tabungan iB Hijrah Haji.