Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Ingin Wafat di Tanah Suci, Ini Kata Kemenag

Hantoro , Jurnalis-Minggu, 29 Oktober 2023 |11:29 WIB
Jamaah Haji Ingin Wafat di Tanah Suci, Ini Kata Kemenag
Ilustrasi jamaah haji Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

TERDAPAT cara pandang jamaah haji ingin wafat di Tanah Suci. Pihak Kementerian Agama (Kemenag) pun memiliki pendapat mindset itu harus diubah.

"Jamaah haji harus mengubah cara pandang yang menginginkan meninggal di Tanah Suci. Sebagai Muslim, tidak dimungkiri ada kemuliaan bagi mereka yang wafat di Tanah Suci. Tapi terkadang ini juga menjadi salah satu alasan calon jamaah haji yang tidak memenuhi istithaah kesehatan kekeuh ingin berangkat," kata Direktur Bina Haji pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Arsad Hidayat dalam Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 di Yogyakarta, Selasa 24 Oktober 2023.

"Cobalah berpikir positif bahwa jamaah akan menjalankan ibadah haji dengan penuh kenikmatan. Nikmati setiap momen ketika berada di rumah Allah. Nikmati setiap rangkaian ibadah yang dilakukan. Dan, tanamkan bahwa kenikmatan ibadah itu bisa dicapai dengan raga yang sehat yang sesuai dengan kriteria istithaah kesehatan," imbuhnya, dikutip dari Haji.kemenag.go.id.

Info grafis tanda haji mabrur menurut Alquran dan hadits. (Foto: Okezone)

Ia pun mengajak semua pihak ikut mengubah mindset terkait keinginan jamaah haji meninggal di Tanah Suci dan istithaah kesehatan dengan sosialisasi yang dilakukan secara masif demi penyelenggaraan haji 2024 yang lebih baik.

"Kami juga akan sosialisasikan istithaah kesehatan melalui program manasik haji dan platform media sosial Kementerian Agama. Dukungan dari peserta Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 juga kami harapkan dalam ikut secara masif menyosialisasikan Istithaah kesehatan Jemaah Haji," harapnya. 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement