BERIKUT ini 10 contoh bacaan mad jaiz munfasil dalam Alquran. Diketahui bahwa membaca ayat-ayat suci Alquran harus sesuai ilmu tajwid agar baik dan benar serta tidak mengubah makna. Contohnya mengetahui hukum bacaan mad jaiz munfasil.
Seperti telah Okezone himpun, sebelum masuk definisi mad jaiz munfasil, perlu diketahui tentang hukum bacaan mad. Arti mad secara bahasa adalah memanjangkan atau tambah. Kata ini diambil dari bahasa Arab al-mad (المد).
Arti hukum bacaan mad adalah memanjangkan suara dengan suatu huruf di antara huruf-huruf mad atau lain (layyin) ketika bertemu dengan hamzah (ء) atau sukun (ه) karena adanya sebab.
Hukum bacaan mad terbagi menjadi dua, di antaranya mad thabii yang artinya dibaca panjang dua harakat (dua ketukan) jika huruf mad tidak bertemu dengan huruf mati/sukun (ه) dan hamzah (ء).
Sementara mad far'i adalah cabang dari mad thabii atau mad thabii yang sudah berubah cara dibacanya karena beberapa sebab. Salah satu sebabnya adalah mad jaiz munfasil.
Mad jaiz munfasil merupakan 1 dari 13 bagian hukum mad fari dalam ilmu tajwid. Secara etimologi, mad berarti panjang, jaiz artinya boleh; sementara munfasil adalah terpisah atau di luar kata.
Hukum bacaan mad jaiz munfasil sama dengan mad wajib muttashil, yakni dipanjangkan menjadi dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
Dalam ilmu tajwid, mad yaitu memperpanjang (memanjangkan) bacaan pada saat bertemunya dengan huruf-huruf hijaiah yang termasuk ke hukum mad.
Contoh Bacaan Mad Jaiz Munfasil dalam Alquran
1. Surat Al Insyiqaq Ayat 16
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ
Arab latin: Falā uqsimu bisy-syafaq(i).
Cara baca: Lafadz Falā dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
2. Surat Al Qadr Ayat 2
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ
Arab latin: Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).
Cara baca: Lafadz Innaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
3. Surat Al Infithar Ayat 15
فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ
Arab latin: Falaaa.
Cara baca: Lafadz Falaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
4. Surat Al Kautsar Ayat 1
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
Arab latin: Innā a'ṭainākal-kauṡar(a).
Cara baca: Lafadz Innā dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
5. Surat Al Insyiqaq Ayat 16
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ
Arab latin: Falā uqsimu bisy-syafaq(i).
Cara baca: Lafadz Falā dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
6. Surat Al Infithar Ayat 15
فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ
Arab latin: Falā.
Cara baca: Lafadz Falaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
7. Surat Al Qadar Ayat 1
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Arab latin: Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr(i).
Cara baca: Lafadz Inna dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
8. Surat Al Qadr Ayat 2
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ
Arab latin: Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).
Cara baca: Lafadz Innaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
9. Surat Al Mujadilah Ayat 11
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ
Arab latin: Yaa ayyuha.
Cara baca: Lafadz Yaa ayyuha dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
10. Surat Yasin Ayat 6
اٰبَآؤُهُمۡ
Arab latin: Aba'uhum.
Cara baca: Lafadz abauhum dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
Demikian pembahasan mengenai 10 contoh bacaan mad jaiz munfasil dalam Alquran. Allahu a'lam.
(Hantoro)