Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mukjizat Nabi Ismail, Nomor 3 Mendirikan Bangunan Suci Umat Islam

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |17:22 WIB
Mukjizat Nabi Ismail, Nomor 3 Mendirikan Bangunan Suci Umat Islam
Ilustrasi mukjizat Nabi Ismail Alaihissallam. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

NABI Ismail Alaihissallam merupakan putra Nabi Ibrahim Alaihissallam. Ia merupakan nabi yang disebut-sebut dalam kitab suci Alquran. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Maryam Ayat 54–55 yang artinya:

"Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ismail di dalam Kitab. Dia benar-benar seorang yang benar janjinya, seorang rasul dan nabi. Dan dia menyuruh keluarganya untuk (melaksanakan) sholat dan (menunaikan) zakat, dan dia seorang yang diridhai di sisi Tuhannya."

Selain itu, Nabi Ismail Alaihissallam juga diberikan mujizat yang luar biasa dan tidak bisa dijelaskan secara nalar. Berikut tiga mujizat Nabi Ismail Alaihissallam yang belum banyak diketahui, seperti telah Okezone himpun.

Bangunan suci Kakbah. (Foto: Shutterstock)

1. Memiliki sifat sabar yang luar biasa

Lahirnya Nabi Ismail Alaihissallam menjadi awal mula perintah untuk melaksanakan ibadah kurban. Saat itu sang ayah, Nabi Ibrahim Alaihissallam, mengalami mimpi yang isinya Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkannya menyembelih putra pertamanya itu.

Setelah terbangun dari tidurnya, Nabi Ibrahim Alaihissallam langsung menghampiri Nabi Ismail Alaihissallam dan mengungkapkan bahwa ia mendapat perintah dari Allah Azza wa Jalla melalui mimpi.

"Nabi Ibrahim Alaihissallam berkata: 'Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu.' Ismail menjawab: 'Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'." (QS. Ash-Shaaffaat: 102)

Kemudian Nabi Ibrahim Alaihissallam membawa Nabi Ismail Alaihissallam ke Mina. Lalu Nabi Ibrahim taruh kain di atas muka putranya itu agar Nabi Ibrahim tidak melihat muka anaknya yang dapat membuatnya terharu. Sedangkan Nabi Ismail telah siap menerima keputusan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Ketika Nabi Ibrahim Alaihissallam sudah pasrah kepada Allah dengan meletakkan pisau di leher Nabi Ismail Alaihissallam bersiap menyembelihnya, tiba-tiba keduanya mendengar seruan Allah Subhaanahu wa ta’ala yang artinya:

"Wahai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata." (QS Ash-Shaafffat: 104–106)

Tidak lama setelah ada seruan itu, Nabi Ibrahim Alaihissallam melihat Malaikat Jibril dengan membawa kambing yang besar. Maka, Nabi Ibrahim mengambilnya dan menyembelihnya sebagai ganti dari Nabi Ismail. Peristiwa ini kemudian menjadi hukum dalam Islam yakni perintah berkurban. 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement