Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stafsus Menag: Petugas Haji Harus Bisa Jadi Influencer, Sebarkan Informasi yang Positif

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 23 Maret 2024 |00:21 WIB
Stafsus Menag: Petugas Haji Harus Bisa Jadi Influencer, Sebarkan Informasi yang Positif
Stafsus Menag Wibowo Prasetyo di Asrama Haji Pondok Gede/dok MCH 2024
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan, seluruh informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 harus bernilai positif dan tidak meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Komunikasi dan Media, Wibowo Prasetyo, saat memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2024) malam.

“Seluruh petugas haji harus menyebarkan informasi positif yang nanti dikonsumsi oleh para keluarga di rumah. Mengabarkan sesuatu yang positif terus, agar yang di rumah itu merasa tenang,” ujar pria yang akrab disapa Gus Bowo.

“Ibadah haji tahun ini ada 45 ribu lansia. Kita memastikan pelayanan baik baik saja. Memasifkan ibadah haji yang positif dalam menyebarkan informasi di media sosial,” sambungnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Petugas haji Indonesia merupakan paling mengerti pelayanan dalam ibadah haji. Oleh karena itu, dia meminta petugas haji tahun ini dapat dipertahankan, bahkan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Gus Bowo meminta seluruh petugas haji juga dapat menyebarkan informasi yang positif di media sosialnya masing-masing, sehingga dapat menjadi influencer maupun Key Opinion Leader (KOL).

“Semua petugas haji mulai dari sektor akomodasi, konsumsi, dan lainnya menjadi influencer yang baik dalam menyebarkan informasi di media sosial,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, apabila terdapat masalah selama penyelenggaraan ibadah haji petugas jangan mengunggah ke media sosial.

“Apalagi jika membuat narasi di caption yang seolah-olah ada masalah besar. Hal ini perlu dicari solusinya, bukan memalukan diri sendiri,” tegasnya.

Seluruh petugas haji Indonesia, kata dia juga harus dapat menjaga nama baik bangsa dan marwah petugas haji. Karena mereka yang akan mendampingi jamaah selama 24 jam, sehingga harus melayani secara profesional dan proporsional.

"Tugas kita harus dilakukan secara profesional dan proporsional sehingga tidak ada komplain dari jamaah. Wujudkan zero komplain," tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement