MAKKAH – Menjelang puncak ibadah haji, seluruh operasional bus shalawat yang melayani jamaah haji Indonesia selama di Makkah akan dihentikan sementara. Nantinya, bus tersebut difokuskan untuk layanan jamaah saat puncak haji.
"Menjelang puncak perhajian itu memang dihentikan sementara, karena bus-bus itu akan ditarik. Seluruhnya akan digunakan untuk layanan shuttle Armina, mulai dari Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina dan ke Makkah," ujar Kasie Layanan Transportasi Daker Makkah, Syarif Rahman, di Makkah, dikutip Minggu (9/6/2024).
Diketahui, bus shalawat melayani 22 rute untuk mengantarkan jamaah dari hotel ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah ataupun shalat lima waktu. Ada 450 bus shalawat yang melayani jamaah.
Dikatakannya, layanan bus shalawat akan berhenti beroperasi pada 5 Dzulhijjah 1445 H atau 11 Juni 2024 pada 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
"Bus shalawat itu akan berhenti pada tanggal 5 Dzulhijjah. Jadi dua hari sebelum pelaksanaan wukuf menjelang Armina, yaitu tanggal 8 Dzulhijjah. Karena jamaah itu didorong ke Arafah mulai tanggal 8,"tuturnya.