Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khutbah Jumat: Bulan Penuh Keutamaan, Jangan Sia-siakan Ramadhan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |10:05 WIB
Khutbah Jumat: Bulan Penuh Keutamaan, Jangan Sia-siakan Ramadhan
Ilustrasi.
A
A
A

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dalam Islam karena di dalamnya Allah memberikan kesempatan besar kepada kita untuk memperbaiki diri, membersihkan dosa, dan meningkatkan kualitas ketakwaan. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya sehingga Ramadhan menjadi momentum tahunan yang sangat berharga. Di bulan ini kebaikan dan keberkahan datang, keburukan dihilangkan. Rasulullah bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Artinya: “Jika bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu,” (HR Muslim).

Ramadhan bukan sekadar bulan ritual ibadah, melainkan sarana pendidikan ruhani untuk membentuk jiwa yang lebih dekat kepada Allah dengan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Jika Ramadhan dilewati tanpa adanya perubahan diri, maka kita telah kehilangan peluang besar yang mungkin tidak akan kita temui kembali.

Pada hakikatnya, puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi latihan pengendalian diri secara menyeluruh, baik lahir maupun batin. Puasa mengajarkan kesabaran, kejujuran, keikhlasan, serta kemampuan menahan hawa nafsu. Puasa juga adalah ibadah rahasia dan merupakan amal batin sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin:

إِنَّ الصَّوْمَ كَفٌّ وَتَرْكٌ، وَهُوَ فِي نَفْسِهِ سِرٌّ لَيْسَ فِيهِ عَمَلٌ يُشَاهَدُ، وَجَمِيعُ أَعْمَالِ الطَّاعَاتِ بِمَشْهَدٍ مِنَ الْخَلْقِ وَمَرْأًى، وَالصَّوْمُ لَا يَرَاهُ إِلَّا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ، فَإِنَّهُ عَمَلٌ فِي الْبَاطِنِ بِالصَّبْرِ الْمُجَرَّدِ.

Artinya: “Puasa itu menahan diri dan meninggalkan (larangan puasa). Puasa pada hakikatnya sebuah rahasia. Tidak ada amal yang tampak padanya. Kalau semua ibadah disaksikan dan dilihat oleh makhluk, ibadah puasa hanya dilihat oleh Allah SWT. Puasa adalah amal batin, murni kesabaran.”

 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement