Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hai anak-anak yang sholeh! Puasa Ramadhan bukan hanya tahan makan-minum, tapi juga jaga lisan dari kata-kata buruk seperti bergunjing, bohong, atau marah-marah. Rasulullah SAW memperingatkan hal ini agar puasa kita sempurna.
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
Man lam yadhor qawlaz-zuuri wal 'amala bihii falaisa lillahi haajahun fii an yadha'a tha'aamahuu wasyaraabahu.
Artinya: "Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan perbuatannya, maka Allah tidak memerlukan ia meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari-Muslim)
Lidah aman berarti puasa sah, pahala utuh. Di sekolah, kalau teman salah, jangan bilang "bodoh!", tapi nasihati baik. Di rumah, puji orang tua bukan ngomel. Ramadhan latih bicara manis, seperti "terima kasih" atau "maaf". Hindari fitnah di media sosial atau tontonan buruk.
Teman-teman soleh, menjaga lisan buat kita dicintai teman dan guru. Puasa lengkap jadi pelengkap rukun Islam. Di Ramadhan 2026, catat kata baik setiap hari. Lidah yang suci dapatkan pahala doa mustajab. Ayo, latihan: hari ini bicara lembut saja dan menjaga lisan!
(Rahman Asmardika)