Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwa-fatwa rukyat dan hisab Idulfitri selalu menegaskan hari raya sebagai waktu berbuka dan bersyukur, bukan berpuasa.
Larangan berpuasa pada 1 Syawal adalah mutlak, mencakup semua jenis puasa, tanpa pengecualian. Jika seseorang berpuasa karena jahil (tidak tahu), puasanya batal sebagai ibadah. Ia wajib qadha di hari lain dan dianjurkan bertaubat.
Jadi, berpuasa pada 1 Syawal hukumnya haram berdasarkan ijma’ ulama. Jika ingin puasa sunnah Syawal (6 hari), mulailah 2 Syawal hingga akhir bulan, boleh berturut-turut atau terpisah. Wallahu A'lam.
(Rahman Asmardika)