Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |12:27 WIB
Apa Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji
Ilustrasi.
A
A
A

2. Wajib Haji: Amalan yang Berkonsekuensi Denda

Berbeda dengan rukun, wajib haji adalah amalan yang jika ditinggalkan, hajinya tetap sah, namun pelakunya berdosa dan wajib membayar denda (dam). Hal ini sering terjadi jika jemaah mengalami kendala fisik atau situasi darurat di lapangan.

Unsur-unsur wajib haji meliputi:

  1. Ihram dari miqat (batas waktu dan tempat).
  2. Bermalam (mabit) di Muzdalifah.
  3. Bermalam (mabit) di Mina.
  4. Melontar Jumrah (Ula, Wustha, dan Aqabah).
  5. Menjauhkan diri dari larangan ihram.
  6. Tawaf Wada (dilakukan saat akan meninggalkan Makkah).

Jemaah haji Indonesia perlu teliti dalam menjalankan setiap tahapan ibadah haji. Rukun harus dilakukan dengan sempurna demi keabsahan, sementara wajib haji harus diupayakan semaksimal mungkin untuk mencapai predikat haji mabrur. Jemaah disarankan berkonsultasi dengan pembimbing kloter jika memiliki keraguan.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement