Dan bahwa sumber ketenangan sejati bukanlah manusia, bukan materi, dan bukan pujian makhluk. Semua rasa aman dan ketenangan itu berasal dari Allah semata.
Banyak orang tampak memiliki segalanya, namun hidupnya gelisah. Sebaliknya, ada orang yang sederhana tetapi hatinya tenang karena dekat dengan Allah.
Maka di hadapan Kakbah, seorang hamba sepatutnya sadar dan mengingatkan dirinya untuk kembali kepada pusat keselamatan itu, yaitu Allah SWT.
Kakbah merupakan syiar-Nya, karena itu, ketika mata melihat Ka’bah, sudah seharusnya lisan berzikir dan hati hadir bersama Allah, bermunajat kepada-Nya. Karena memang demikianlah cara memuliakan syiar-Nya.
(Rahman Asmardika)