Mereka, katanya, juga menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan, serta ikhlas dalam melaksanakan ibadah haji.
"Tetap jaga kekompakan dan kepedulian antarsesama jamaah. Dalam menunaikan ibadah juga tetap berpedoman dengan apa yang disampaikan para pembimbing, ketua regu, ketua rombongan, dan pimpinan kloter, serta petugas haji lainnya," ujar dia di Tanjungbalai, Rabu (11/7/2018),
Berdasarkan data Kementerian Agama Kota Tanjungbalai, sebelumnya anggota jamaah calon haji "Kota Kerang" itu, berjumlah 115 orang dengan rincian laki-laki 38 orang dan perempuan 77 orang.
Sebanyak dua calon haji gagal berangkat disebabkan satu orang meninggal dunia atas nama Saibah Binti Syahmenan, dan seorang lainnya, Butet Solin Binti Muhammad Syafii menunda keberangkatannya.