Masjid Bir Ali, Sejarah dan Kesempurnaan Ibadah Sebelum Berhaji

Amril Amarullah, Jurnalis
Kamis 26 Juli 2018 17:18 WIB
Masjid Bir Ali di Madinah (Foto: Amril Amarullah/Okezone)
Share :

MADINAH - Sejak Kamis (26/7/2018) pagi, sesaat setelah adzan subuh berkumandang, tampak antrean bus memadati kawasan Masjid Nabawi. Jaraknya hanya sekira 200 meter. Pagi itu memang tidak biasanya, ribuan jamaah haji yang berada di area itu sibuk menenteng barang-barangnya bawaanya sambil mencari bus yang akan ditumpanginya.

Antrean kendaraan di jalan itu sesaat terlihat mengular, sehingga memaksa mobil-mobil pribadi warga setempat harus berputar mencari jalan lain. Ada 168 bus yang bersandar disana, tentu bukan jumlah yang sedikit. Belum lagi kendaraan pendukung lainnya yang ikut memadati area tersebut.

Itulah gambaran suasana pagi Kota Madinah yang sesak oleh ribuan jamaah haji Indonesia yang bersiap meninggalkan Madinah untuk bergerak menuju kota Makkah. Namun sebelum ke kota kelahiran Nabi Muhammad SAW itu, jamaah wajib transit terlebih dahulu di Masjid Bir Ali untuk melakukan Miqat atau Berihram diikuti niat Umrah wajib sebelum berhaji.

Tepat pukul 06.30 waktu Arab Saudi, satu persatu bus meninggalkan lokasi dan bergerak menuju Masjid Bir Ali. Hanya butuh waktu 30 menit untuk tiba di lokasi. Atau tepatnya 11 kilomter dari Masjid Nabawi.

 Foto: Amril Amarullah/Okezone

Setibanya di Masjid Bir Ali, jamaah langsung turun dan bergegas menuju masjid untuk melasanakan salat sunah 2 rakaat, dan setelah itu mereka langsung niat Umrah bagi yang belum. Waktunya yang ditentukan panitia hanya 30 menit, setelah itu jamaah kembali ke bus masing-masing untuk melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Banyak yang bertanya-tanya mengapa jamaah yang akan berhaji tamatu di awali dari Madinah diwajibkan singgah terlebih dahulu ke Masjid Bir Ali. Bahkan bila ada bus jamaah yang terlewatkan, maka bus tersebut wajib memutar balik ke Bir Ali lagi.

Begitu istimewanya Masjid Bir Ali bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji dan umrah.Menurut sejarah, masjid ini tergolong sangat istimewa di kalangan para jamaah haji. Rasulullah SAW selalu singgah dan mengambil miqat di masjid ini. Miqat adalah tempat bermulanya ihram. Jarak antara Masjid Bir Ali ke kota Makkah masih cukup jauh sekira 450 kilometer, bisa ditempuh 5-6 jam tanpa macet, dengan kecepatan 100-110 km/jam.


Meskipun begitu, para jamaah begitu menikmati perjalanan, alunan kalimat talbiyah terus berkumandang sepanjang perjalanan, berzikir dan berdoa. Bahkan ada juga jamaah yang memilih tidur untuk beristirahat sejenak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya