Beberapa tokoh masyarakat, termasuk perwakilan perangkat Dusun, Perangkat Desa dan Perangkat Kecamatan maupun lainnya, mengambil air dari sumber mata air dengan menggunakan kendhi atau tempat minum dari bahan tanah.
Beberapa kendhi yang berisi air tersebut kemudian dibawa ke tengah Kampung Dawung. Kendhi-kendhi tersebut secara bergantian diserahkan kepada sesepuh masyarakat Dusun Dawung Mbah Pur, untuk kemudian dimasukkan ke dalam tempayan.
Beberapa warga kemudian melakukan bersih diri dan membasuh muka dengan air yang dikucurkan Mbah Pur. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan padusan Bajong Banyu, baik dengan penyiraman air menggunakan gayung dari tempurung kelapa maupun saling melempar air yang sudah dibungkus plastik.
Baca Juga: Gantengnya Jokowi Masa Muda, Netizen: Pantes Bu Iriana Diajak Makan Bakso Langsung Mau!