7 Kunci Kebahagiaan ala Ali Bin Abi Thalib

Syifa Hanifah Firdiani , Jurnalis
Rabu 21 Agustus 2019 19:15 WIB
Kunci kebahagiaan ala Ali bin Abi Thalib (Foto: Walk in My Shoes)
Share :

Setiap umat Manusia pasti ingin merasakan kebahagiaan. Namun terkadang manusia hanya berpikir hanya harta dan kekayaan yang akan membuatnya bahagia sehingga mereka terus sibuk mengejar urusan duniawi.

 

Sahabat Rasulullah, Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu telah memberikan kunci-kunci sukses dalam mendapatkan kebahagiaan.

1. Jangan membenci siapapun sekalipun ada yang menyalahi hakmu

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "pintu-pintu surga dibuka setiap hari senin dan hari kamis, lalu orang-orang yang tidak berbuat syirik diampuni dosa-dosanya, kecuali orang yang memiliki rasa kebencian terhadap suadaranya. Lalu dikatakan, "tangguhkanlah kedua orang ini hingga kembali islah."

Hendaknya kita memberikan maaf terhadap orang lain apabila orang tersebut berbuat salah dan meminta maaflah apabila berbuat salah.

Jangan memendam rasa benci karena hanya akan menyempitkan hati, berlapang dadalah dan jika kita jauh dari rasa benci insyaAllah akan masuk surga.

2. Jangan pernah bersedih secara berlebihan

Bersedih secara berlebihan bukanlah solusi yang tepat untuk menghadapi masalah.

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ

“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita” (QS. At-Taubah: 40)

Seperti yang sudah disebutkan dalam Al Quran, bahwa Allah akan terus disisi kita. Jika kamu sedih akan suatu hal hendaklah kamu salat dan berdoa kepada Allah minta pertolongan-Nya.

3. Hiduplah dalam kesederhanaan sekalipun serba ada

Rasulullah telah memberikan contoh kepada umatnya untuk hidup sederhana walaupun ia mempunyai harta melimpah namun ia selalu hidup dalam kesederhanaan.

Jika kita hidup dengan kesederhanaan maka akan jauh lebih bersyukur atas nikmat yang Allah berikan serta jauh dari rasa dengki terhadap orang lain.

4. Berbuatlah kebaikan sekalipun banyak musibah

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Supaya kehidupan berjalan harmonis maka manusia harus berbuat baik kepada sesama. Meskipun sedang dilanda musibah, sebagai umat manusia kita harus saling membantu dan menolong saudara kita yang terkena musibah.

5. Perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah

Dari Abu Hurairah dan Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami menyatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau, “Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An-Nasai).

Memberi sebagian harta yang kita punya walaupun saat sedang susah akan memberikan kita pelajaran yang sangat berharga, kita akan merasa bahagia ketika kita memberi kepada sesama.

Allah akan senantiasa melapangkan dada dan memberikan kebahagiaan pada umatnya yang senang memberi walaupun sedang kesusahan.

“Dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada hamba-Nya selama ia menolong saudaranya. ” (HR. Muslim)

Sebagaimana telat diriwayatkan dalam hadist di atas, bahwa walaupun sedang kesusahan apabila kita tetap menolong sesama maka Allah akan memberikan pertolongan untuk kita bahkan akan dilipat gandakan rezekinya.

6. Tersenyumlah walau hati sedang menangis

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

 

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.“

Tersenyum merupakan sebuah ibadah, walaupun kita sedang bersedih cobalah untuk tetap tersenyum, maka orang lan tidak akan melihatmu bersedih.

7. Jangan memutus doa untuk sesama mukmin

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ. كُلَّمَا دَعَا ِلأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِيْنَ. وَلَكَ بِمِثْلٍ.

“Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.”

Janganlah memutus tali silaturahim apalagi memutus doa untuk sesama Muslim. Seperti yang telah dikatakan Rasulullah apabila kamu berdoa untuk sesama Muslim maka apa yang kamu doakan akan berbalik kepadamu.

Jadi jangan lagi mempunyai perspektif bahwa kebahagiaan hanya bisa didapatkan dari harta dan kekayaan. Kunci-kunci sukses dari Ali Bin Abi Thalib ini patut kita terapkan dalam kehidupan agar hidup kita menjadi lebih bahagia dan juga bermakna.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya