Wakil Direktur Program Akademik Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Western Sydney University, Dr Rakime Elmir mengatakan, pengembangan hijab ini melibatkan kolaborasi dari seluruh universitas dan komunitas yang lebih luas.
"Sebagai seorang muslim, saya tahu persis sangat penting bagi para pemimpin komunitas spiritual, para mahasiswi dan semua staf memiliki kesempatan untuk mendapat masukan. Ini memastikan kalau keseimbangan dapat dicapai dengan saling melengkapi," ujar Elmir.
Menurut Elmir, dengan memberikan keterampilan dan alat yang menunjang kepercayaan diri, mahasiswi dapat melakukan praktik keperawatan dengan nyaman tanpa harus melepas hijab.
Elmir menjelaskan, pengenalan hijab sebagai bagian pilihan dari seragam klinis mahasiswa muslim di fakultas keperawatan dan kebidanan rupanya menarik minat masyarakat. Banyak pelajar yang tertarik belajar di sini.