Ternyata Tulang Makanan Favorit Jin? Ini Hadistnya

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 05 September 2019 23:43 WIB
Tengkleng makanan penuh tulang yang lezat (Foto: Visiting Yogyakarta)
Share :

Jin jadi salah satu makhluk Allah yang diciptakan berdampingan dengan manusia di muka bumi. Kalau manusia menyukai tempat yang bersih dan indah, justru tempat-tempat kotor dan gelap jadi favorit jin.

 

Namun jin juga suka memakan makanan yang biasa manusia santap. Tapi apakah Anda tahu, jika tulang jadi bagian santapan favorit jin?

Rasulullah SAW bersabda,“Janganlah kalian beristinjak (bersuci setelah buang air) dengan kotoran dan tulang. Karena itu adalah makanan bagi saudara kalian dari kalangan jin.” (HR. Turmudzi 18, dan dishahihkan Al-Albani).

Hadist ini mengatakan, jika kotoran adalah hal yang paling disenangi jin. Tapi apakah tulang benar-benar makanan favorit jin?

Diriwayatkan hadist dari Muslim,“Makanan halal untuk kalian adalah semua tulang hewan yang disembelih dengan menyebut nama Allah. Ketika tulang itu kalian ambil, akan penuh dengan daging. Sementara kotoran binatang akan menjadi makanan bagi hewan kalian.” (HR. Muslim No.450).

Berdasarkan hadist, tulang memang menjadi makanan yang disukai jin. Oleh karena itu, sebelum Anda menyantap makanan berbahan tulang, sebaiknya Anda berdoa terlebih dahulu sehingga jin tidak bisa ikut menikmati tulang yang menjadi santapan Anda!

Allah berfirman:

قُلْ لا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَى طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi –karena sesungguhnya semua itu kotor- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am: 145).

Seperti diterangkan pula dalam kitab Al-Mudawwanah, semua yang mengikuti status daging, seperti lemak, hati, kars (isi perut – usus dan sejenisnya), jantung, paru, limpa, ginjal, tenggorokan, skrotum, tengklek (tulang), kepala, dan semacamnya. Semuanya dihukumi sebagaimana hukum daging. (Tahdzib al-Mudawwanah, 3/87)

Ini artinya, meskipun tulang makanan yang disukai oleh jin, bukan berarti memakan tulang, seperti sop iga itu haram.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya