Pengacara sukses tersebut tetap istiqomah menjaga salat berjamaahnya. Pernah suatu waktu dia sedang meeting dengan kliennya.
Ketika waktu salat akan tiba dia malah mendapat tanggapan yang kurang menyenangkan, karena Misbah lebih mengutamakan salat dibanding dengan pekerjaannya. "Setiap saya meeting dan waktu salat sudah tiba, saya selalu izin untuk salat berjamaah dulu,"
Dari kejadian itu dia sempat kehilangan beberapa pekerjaannya, karena kliennya menganggap Misbah tidak konsisten dalam menjalankan pekerjaannya. Dia hanya bisa pasrah karena tahu semuanya sudah diatur oleh Allah.
Betul saja, akhirnya Misbah pun mendapatkan pekerjaan dan klien lagi. Kali ini mereka (klien) sangat memahami kebiasaan Misbah yang tidak mau melewatkan salat berjamaah. "Alhamdulillah, mereka cocok dengan saya dan paham juga," katanya.