Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Guntur Romli mengatakan, paham radikalisme menjadi persoalan darurat di Indonesia saat ini. Sebab mereka ada yang berhasil mempengaruhi sebagian anggota instansi pemerintahan.
"Paham radikalisme jadi masalah yang darurat. Contohnya penggunaan cadar dan celana cingkrang di aparatur sipil negara (ASN) sampai dilarang," ujar Guntur saat ditemui Okezone dalam acara diskusi 'Radikalisme atau Manipulasi Agama?' di Jakarta, (4/11/2019).
Guntur menjelaskan, jika kelompok radikal itu dibiarkan maka akan membahayakan. Lambat laun paham radikal akan menyebar secara luas di masyarakat.