Polemik mengenai pelajaran khilafah dalam mata pelajaran di Madrasah terus bergulir. Akhirnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi membuat keputusan mengenai pelajaran tersebut.
Menurut Menag Fachrul Razi, materi soal pelajaran khilafah tersebut tidak dihilangkan melainkan dipindahkan. Dulu materi soal khilafah masuk ke dalam fikih, sekarang dipindahkan ke sejarah.
“Kami berpendapat pelajaran sejarah khilafah enggak boleh hilang, tapi moderasinya yang ditonjolkan,” kata Menag Fachrul Razi kepada wartawan, Senin (9/12/2019).
Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menag Fachrul Razi membuat bentuk kerja sama, yakni terkait dengan pemindahan materi khilafah pada konteks yang tepat. Semula pembahasan khilafah ada di buku fikih, kini dialihkan ke dalam buku sejarah Islam.
Menag Fachrul Razi menjelaskan, keberadaan sejarah khilafah ini tidak boleh dihilangkan. Fakta adanya jejak khilafah pada peradaban Islam tidak bisa ditutup-tutupi.