Mengenal Ruqayyah, Putri Rasulullah yang Melakukan Dua Kali Hijrah

Suherni, Jurnalis
Selasa 10 Desember 2019 11:59 WIB
Menyeberangi padang pasir (Foto: Okezone)
Share :

Para tokoh pembesar keluarga Abdul Muththalib berdatangan ke rumah Rasulullah untuk dapat berbesan dengan putri paman mereka, Muhammad SAW.

Sesepuh mereka Abu Thalib pun datang mendekat kepada Rasulullah seraya berkata, "Wahai keponakanku, engkau telah menikahkan Zainab dengan Abu al-Ash ibn Rabi dan ia merupakan menantu terbaik, tetapi para sepupumu yang lain merasa engkau pun harus memberikan kepada mereka seperti yang telah engkau berikan terhadap lbnu Rabi'. Mereka juga tidak kalah mulia dan terhormat dari Ibnu Rabi'."

Rasulullah pun menjawab, "Engkau benar wahai pamanku."

Seperti kebiasaan Rasulullah dalam menikahkan para putrinya, beliau meminta izin kepada mereka untuk bertanya kepada kedua putri itu tentang pernikahan mereka dengan putra paman mereka Abdul 'Uzza, 'Utbah dan 'Utaibah putra Abu Lahab.

Kedua putri Rasulullah itu bukankah putri yang berani menentang perintah ayah mereka atau menimbulkan kesulitan bagi keluarga dan sanak familinya. Diam dan tenang adalah jawaban mereka.

Beberapa hari kemudian, pernikahan mereka pun berlangsung dengan tenang dan tentram. Ruqayyah dinikahi oleh Utbah ibn Abi Lahab sementara Ummu Kultsum dinikahi oleh saudaranya, Utaibah.

Sang ayah yang penyayang, Muhammad SAW memberkahi pernikahan ini. Beliau serahkan perlindungan kedua putrinya tersebut kepada Allah SWT.

Demikian pula Sayyidah Khadiah yang melepaskan kedua putrinya dengan tetesan air mata. la pun lebih banyak meluangkan waktu untuk memberi perhatian kepada sang suami yang terpercaya dengan menjamin ketenangan dan kedamaian saat beliau melakukan ibadah kepada Allah SWT.

Di samping itu, Khadijah merawat putrinya terakhir yang tinggal bersamarnya, yang menjadi penghibur dan penyejuk hati baginya. la adalah Fathimah yang pada saat itu masih kecil, manja, dan dicintai oleh sang ayah.

Begitu Muhammad SAW menerima risalah dari Allah SWT dan menyeru umat manusia kepada agama yang benar, berkumpullah kaum Quraisy dan mulai menyusun konspirasi jahat terhadap Rasulullah. Salah seorang juru bicara mereka berkata, "Sesungguhnya, kalian telah melepaskan beban Muhammad. Karena itu, kembalikanlah putri-putrinya agar ia sibuk mengurus mereka!"

Mereka segera menemui ketiga menantu Rasulullah dan mengatakan, "Ceraikanlah istrimu dan kami akan menikahkanmu dengan wanita Quraisy mana saja yang engkau kehendaki!"

Abu al-'Ash menolak untuk memulangkan Zainab kepada Rasulullah karena ia telah memilih Zainab melebihi seluruh wanita Quraisy. Adapun kedua putra Abu Lahab segera mengiyakan tawaran mereka. Utbah memilih calon istri untuk menggantikan Ruqayyah binti Sayyidul Mursalin Muhammad SAW. Ia memilih seorang gadis dari keluarga Sa'id ibn 'Ash.

Akhirnya, kedua putri Rasulullah itu pun kembali kepada keluarganya sebelum sempat dipergauli.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya