“Jumlah SDM imigrasi Arab Saudi yang akan diberangkatkan ke Indonesia untuk melakukan pelayanan fast track terbatas. Setiap bandara paling tidak butuh sekitar 40 sampai 50 petugas. Maka, sampai saat ini belum semua bandara dibuka fasilitas ini,” ujarnya.
Terpisah, Kasi Transportasi Edayanti menambahkan, jamaah haji yang berangkat dari Bandara Juanda Surabaya jumlahnya lebih dari 38 ribu orang. Mereka berasal dari tiga provinsi, yaitu Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.
(Dyah Ratna Meta Novia)