Penulisan Kitab Shahih Bukhari Butuh Waktu 16 Tahun

, Jurnalis
Rabu 01 Januari 2020 04:20 WIB
Menyusun kitab (Foto: Deccan Chronicle)
Share :

Inilah mengapa banyak teks kitab Shahih Bukhari yang berbeda-beda. Belum lagi, terdapat satu riwayat lain yang dinisbatkan dari jalur periwayatan al-Farabri, yakni riwayat Ismail bin Muhammad al-Kusyani.

Proses periwayatan hadist-hadist Shahih Bukhari telah berjalan dengan demikian kompleks. Terlepas dari perbedaan langkah penyempurnaan yang ditempuh oleh murid-muridnya, kitab ini tetap layak menyandang sebagai kitab induk hadist paling shahih yang pernah ada. Betapa pun demikian, apakah lantas ini menjadikan kitab Shahih Bukhari tidak bisa dikritik?

Kelihatannya tidak juga. Al-Bukhari beberapa kali memilih hadist sebagai buah ijtihadnya dalam jarh wa ta’dil, mana yang harus dipilih dan mana yang layak dibuang. Tentunya hal ini membuat kitab Shahih Bukhari tetap membuka ruang diskusi dan kritik yang sangat besar, terutama di dalam lingkup ulama ahli hadis.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya