Namun Nabi Yusuf tidak sedih, ia malah bersyukur karena Allah telah mengabulkan doanya supaya dimasukan ke dalam penajara. Cerita ini diterangkan dalam Surah Yusuf ayat 34, Allah berfirman:
فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Fastajāba lahụ rabbuhụ fa ṣarafa 'an-hu kaidahunn, innahụ huwas-samī'ul 'alīm
Artinya: "Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Lebih lanjut, setelah Nabi Yusuf keluar dari penjara, kedudukannya jauh lebih baik. Seiring berjalannya waktu, Allah SWT mengangkat derajatnya, bahkan ia menjadi salah seorang pejabat penting di Mesir. Nabi Yusuf memiliki kekuasaan dan pengaruh yang sangat besar di negerinya kala itu.
(Abu Sahma Pane)