Keempat, Bekerja demi mencukupi kebutuhan rumah tangga kita dan sebagai bekal untuk beribadah kepada Allah SWT, bagi umat Islam, bekerja bukan sekedar untuk memebuhi kebutuhan akan tetapi juga merupakan kewajiban supaya kita bisa tenang beribadah kepada Sang Pencipta.
Empat hal diatas merupakan kombinasi amal perbuatan yang harus kita lakukan selepas bulan puasa ini berakhir supaya tidak ada celah waktu kita untuk berbuat durhaka kepada Allah SWT, kita tidak hanya sibuk bekerja, namun juga sibuk beribadah, menuntut ilmu dan bersosialisasi dengan orang lain secara baik, begitu saja terus menerus.
Apabila empat hal tersebut secara komplit kita lakukan tanpa jeda, maka tujuan diwajibkannya puasa atas kita semua menjadi tercapai, yakni menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah SWT sebagaimana Firman-Nya dalam Surat Albaqarah ayat 183, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Jika puasa ini membuat kita semakin bertaqwa maka berarti kita lulus menjalani proses kaderisasi yang diperintahkan oleh-Nya.
Semoga kita berjumpa dengan Ramadhan selanjutnya, amien.
Oleh: Hadiqun Nuha
(Alumni Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien, Ngunut Tulungagung/Ketua Bidang Keagamaan dan Pluralisme DKN Garda Bangsa)
(Muhammad Saifullah )