JAKARTA - Menghafal 12 bulan Hijriyah sering kali menjadi tantangan bagi anak-anak karena nama-namanya yang terasa asing dibandingkan bulan Masehi. Namun, ada cara-cara efektif yang dapat digunakan untuk membuat menghafal 12 bulan Hijriah menjadi lebih mudah bagi anak-anak.
Berikut beberapa metode yang dapat digunakan berdasarkan tren edukasi dan literasi Islam dari beberapa sumber.
Musik atau nada adalah cara tercepat bagi otak anak untuk merekam informasi. Banyak guru menggunakan melodi lagu anak-anak yang sudah populer untuk mengganti liriknya dengan nama-nama bulan Hijriyah.
Contoh Melodi: Menggunakan nada lagu "Balonku Ada Lima" atau "Pelangi-Pelangi".
Urutan: Muharram, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqa'dah, Dzulhijjah.
Anak-anak adalah pembelajar visual. Penggunaan kartu berwarna-warni membantu mereka mengasosiasikan nama bulan dengan gambar tertentu.
Tips: Gunakan warna yang berbeda untuk bulan-bulan haram (Muharram, Rajab, Dzulqa'dah, Dzulhijjah) agar anak juga memahami keistimewaan bulan-bulan tersebut secara intuitif.
Menghafal akan lebih mudah jika ada konteks cerita di dalamnya. Hubungkan nama bulan dengan peristiwa besar atau kebiasaan yang terjadi: