Ketika Rasulullah Melenyapkan Mitos Jahiliyah Tentang Syawal

, Jurnalis
Sabtu 13 Juni 2020 14:10 WIB
ilustrasi
Share :

SYAWAL di kalangan masyarakat Muslim Tanah Air dikenal sebagai salah satu bulan yang baik untuk menikah. Ini tentu saja tak lepas dari riwayat pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan Ummul Mukminin Aisyah.

Rasulullah menikahi putri kesayangan dari sahabatnya Abu Bakar As Siddiq itu berlangsung pada Syawal. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal.”

Baca juga: Kisah Menarik di Balik Munculnya Adzan sebagai Panggilan Sholat

Alumnus Unhasy dan PP Putri Walisongo Cukir Diwek, Silmi Adawiya dalam artikelnya sebagaimana dikutip dari laman tebuireng.online, Sabtu, menjelaskan kisah bahwa Nabi Muhammad menikahi Aisyah pada bulan Syawal.

Dalam kitab al_bidayah wan Nihayah, Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Rasulullah menikahi Aisyah di Syawal untuk membantah keyakinan yang salah sebagian masyarakat kala itu yang pantang menikah di antara dua ‘ied yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Syawal berada di dalamnya.

Masyarakat jahiliyah saat itu meyakini menikah di Syawal akan membuat rumah tangga hancur dan terjadi perceraian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya