SIKLUS datang bulan atau haid setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang sesuai dengan hitungan kedatangannya (haid), ada juga yang tidak menentu. Biasanya hal ini dikarenakan beberapa faktor, mulai dari masalah kesehatan hingga hormon.
Kemudian tidak sedikit perempuan yang bingung saat haidnya terputus-putus dan ketika ingin mandi junub, ia malah ragu. Lalu bagaimana solusinya?
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, jika ingin bersuci karena darah keluar haid secara terputus-putus atau tidak lancar setelah masa 15 hari, maka kembali kepada masing-masing perempuan atau tergantung kepada keyakinannya.
Baca juga: Lagi Galau, Yuk Baca 5 Ayat Alquran Ini Biar Hati Tenang
"Diserahkan kepada keyakinan masing-masing. Jadi boleh langsung bersuci, atau menundanya sampai benar-benar yakin darah haid sudah bersih," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.
Ia melanjutkan, apabila darah keluar masanya kurang dari 24 jam, maka itu bukanlah darah haid.
Seperti dijelaskan dalam kitab Minhaju al-Qawim: 29 dan Abyanal Hawaij: 11/268 disebutkan bahwa, darah yang keluar jumlahnya tidak cukup dari 24 jam, maka itu bukanlah darah haid, melainkan bil ittishal.