4. Bacaan Sholat Id
Setelah selesai melakukan takbir tambahan maka seperti halnya melakukan shalat wajib dan sunnah lainnya, setelah takbir membaca taawudz dan Surah Al Fatihah, lalu membaca surah pilihan.
Dianjurkan di dalam riwyat Nabi Muhammad Shallallahu alihi wa sallam untuk membaca Surah Qaf dan Al Qamar. Lalu apabila Shalat Id jatuh pada hari Jumat, Rasulullah membaca Surah Al A’laa dan Al Ghasiyah.
Baca juga: 648 Rumah Ibadah di Sleman Kantongi Izin Gelar Sholat Idul Adha
Adapun hadis yang menjelaskan hal itu yakni dari An Nu'man bin Basyir Radhiallahu anhu, ia berkata:
كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يقرأُ في العيدينِ وفي الجُمُعةِ: بـسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى، وهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الغَاشِيَةِ، وربَّما اجتمعَا في يومٍ واحدٍ، فيقرأ بهما
Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dalam Sholat Id dan Sholat Jumat biasa membaca 'Sabbihisma rabbikal a’laa' (Surah Al A’laa) dan 'Hal ataaka hadiitsul ghasyiyah' (Surah Al Ghasyiyah). Dan terkadang hari Id bersamaan dengan hari Jumat, Beliau membaca surah tersebut." (HR Muslim Nomor 878).
Dari Abu Waqid Al Laitsi Radhiallahu anhu, ia berkata:
كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يقرأُ في الفِطرِ والأضحى بـق واقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ
Artinya: "Biasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam Sholat Idul Fitri dan Idul Adha membaca Surah Qaf dan surah “Iqtarabatis saa’ah” (Surah Al Qamar)." (HR Muslim Nomor 891)
Wallahu a’lam.
Baca juga: 5 Keutamaan Puasa Arafah Beserta Dalilnya, Rugi Kalau Kamu Tinggalkan
(Hantoro)