Kesetiaan Khadijah kepada Nabi Muhammad hingga Akhir Hayat

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 30 Juli 2020 21:03 WIB
Ilustrasi (Foto: Pinterest)
Share :

SIAPA yang tidak mengenal Khadijah binti Khuwailid? Dia adalah wanita mulia yang pertama kali dinikahi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Dia juga merupakan perempuan pertama yang masuk Islam.

Khadijah adalah perempuan bangsawan dari kaum Quraisy. la dikenal memiliki usaha dagang yang sangat maju. Kabarnya, ia adalah perempuan terkaya di Makkah kala itu. Salah satu pegawainya bernama Muhammad, laki-laki yang kelak diangkat Allah menjadi Rasul-Nya.

Dilansir dari buku 'Mulut yang Terkunci, 50 Kisah Haru Para Sahabat Nabi' karya Siti Nurlaela, sejak awal, Khadijah kagum pada akhlak mulia Nabi Muhammad. Atas kehendak Allah, mereka akhirnya menikah.

Usia Khadijah saat itu 40 tahun, sementara Muhammad 25 tahun. Keduanya dianugerahi beberapa orang anak. Salah satunya adalah Fatimah. Sayangnya, hampir seluruh anak Khadijah meninggal dalam usia muda.

Menginjak usia 40 tahun, suami Khadijah kerap menyepi di Gua Hira. la hendak mendekatkan diri kepada Tuhannya. Suatu malam, sepulang dari Gua Hira, suaminya tampak menggigil hebat. Wajahnya bersimbah peluh. Beliau minta diselimuti. Khadijah menjadi cemas dan berusaha menenangkannya.

"Tenang, Suamiku," ucap Khadijah sembari menyelimuti Muhammad.

"Apa yang terjadi denganmu?" tanyanya.

Nabi Muhammad kemudian bercerita, "Ketika aku berada dalam Gua Hira, muncul sosok tinggi besar. Sosok itu menyuruhku membaca. Tubuhku gemetar. Kukatakan padanya kalau aku tak bisa membaca, tetapi ia terus menyuruhku. Ia memeluk tubuhku erat-erat. Kukatakan berulang-ulang, aku tidak bisa membaca.

Baca juga: 7 Tempat Paling Dicintai Nabi Muhammad

Sosok itu kemudian berkata kepadaku. 'Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Tuhanmu Yang Paling Pemurah yang telah mengajar manusia dengan kalam; Dia yang mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya,".

Khadijah menyimak cerita Muhammad. la berusaha menenteramkan hati suaminya.

"Sesungguhnya, Allah amat menyayangi dan memuliakanmu. Aku akan meminta Warafah bin Naufal kemari," kata Khadijah. "Mungkin ia mengetahui peristiwa yang kau alami," lanjutnya.

Warafah bin Naufal adalah saudara Khadijah. la seorang ahli kitab dan telah mempelajari kitab Taurat dan Injil dengan tekun. Khadijah berharap, saudaranya itu dapat menjawab kegelisahan suaminya itu. Muhammad kemudian mendapat penjelasan dari Warafah bin Naufal.

"Sesungguhnya, yang datang itu Malaikat Jibril. la menyampaikan wahyu dari Allah. Musa juga pernah mengalaminya. Dalam Taurat dan Injil memang disebutkan bahwa Nabi terakhir berasal dari bangsa Arab. Aku yakin, Muhammad, kau-lah Nabi terakhir itu," kata Warafah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya