JAKARTA - Jatuhnya benda angkasa ke bumi seperti meteor merupakan kehendak Allah SWT. Termasuk fenomena hujan meteor Geminid pada 13-14 Desember 2020.
Hujan meteor terjadi ketika Bumi melewati aliran puing yang menempati orbit komet. Dalam istilah yang lebih sederhana, ketika sejumlah meteor melintas di langit dari titik yang kira-kira sama.
Baca Juga: Heboh Meteor Dijual Rp26 Miliar, Ternyata Al-Quran Mengungkap Keajaibannya
Dikutip dari buku "Tuntunan Lengkap Rukun Islam & Doa: Kunci Beragama Secara Kafah" oleh Dr. Moch. Syarif Hidayatullah terbitan Pustaka Oasis, Senin (14/12/2020) bagi kalum muslimin, jika melihat fenomena alam meteor jatuh maka dianjurkan untuk membaca doa.
Masya Allah La Haula Wala Quwwata Illa Billah
Adalah semua kehendak Allah tidak ada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah.
Baca Juga: Dahsyatnya Kekuatan Doa, Syarat Dikabulkan Ada di Surat Al Baqarah Ayat 186
Sementara itu, hujan meteor tertuang dalam Alquran Surah Al-Mulk. Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ
Artinya: ”Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk: 5)
Berdasarkan data Telegraph, hujan meteor juga disebut sebagai bintang jatuh, meskipun sebenarnya tidak ada hubungannya dengan bintang. Setidaknya akan ada 8 kali hujan meteor terjadi pada tahun 2020.
Berikut daftar hujan meteor sepanjang 2020.
1. Quadrantid (4-5 Januari 2020)
2. Lyrid (22-23 April 2020)
3. Eta Aquarid (5-6 Mei 2020)
4. Perseid (12-13 Agustus 2020)
5. Draconid (8-9 Oktober 2020)
6. Orionid (21-22 Oktober 2020)
7. Leonid (17-18 November 2020)
8. Geminid (13-14 Desember 2020)
(Vitrianda Hilba Siregar)