BUKU Fiqih Ibadah Braille segera diterbitkan kembali oleh Kementerian Agama untuk meningkatkan layanan keagamaan bagi penyandang disabilitas.
Penerbitan buku Fikih Ibadah Braille sebelumnya sudah diterbitkan pada Febuari tahun 2019, namun dikarenakan banyaknya permintaan dan kebutuhan di masyarakat, buku ini akan diterbitkan kembali.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin mengatakan, buku ini merupakan ikhtiar sebagai kehadiran pemerintah di tengah masyarakat termasuk bagi penyandang disabilitas.
Baca Juga: Treatment Detox Ustaz Zaidul Akbar Setelah Mengonsumsi Cilok, Seblak dan Mi Instan
Kamaruddin menjelaskan, buku Fikih Ibadah Braille ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Agama dan kolaborasi dari berbagai unsur yaitu, organisasi masyarakat keagamaan Islam, lembaga swadaya masyarakat termasuk lembaga disabilitas netra, dan para akademisi.