SURAT Al Baqarah Ayat 168 termasuk salah satu ayat yang menjelaskan tentang makanan halal. Surat Al Baqarah sendiri termasuk golongan Madaniyah yang memiliki jumlah ayat terbanyak dalam Alquran yakni 286 ayat.
Al Baqarah merupakan surat kedua dalam Alquran. Al Baqarah sendiri artinya "Sapi Betina" karena di dalamnya terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada kaum Bani Israil, tepatnya terdapat dalam ayat 67 hingga 74.
Lantas, bagaimana dengan isi kandungan pada ayat 168 Surat Al Baqarah? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Arab-Latin:
Yā ayyuhan-nāsu kulụ mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibaw wa lā tattabi'ụ khuṭuwātisy-syaiṭān, innahụ lakum 'aduwwum mubīn
Artinya:
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Adapun tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai berikut:
Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal, yaitu yang tidak haram, baik zatnya maupun cara memperolehnya. Dan selain halal, makanan juga harus yang baik, yaitu yang sehat, aman, dan tidak berlebihan.
Makanan dimaksud adalah yang terdapat di bumi yang diciptakan Allah untuk seluruh umat manusia, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan yang selalu merayu manusia agar memenuhi kebutuhan jasmaninya walaupun dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan Allah Subhanahu wa ta'ala.
Waspadailah usaha setan yang selalu berusaha menjerumuskan manusia dengan segala tipu dayanya. Allah mengingatkan bahwa sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu, wahai manusia.
Sebagai musuh manusia, sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat, yaitu perbuatan yang mengotori jiwa dan berakibat buruk terhadap kehidupan meskipun tanpa sanksi hukum duniawi, seperti menyakiti sesama, menebar permusuhan, merusak persatuan dengan cara mengadu domba dan menyebar kebohongan, berhati dengki, angkuh dan sombong.
Tak hanya itu, setan juga menyuruh manusia berbuat keji, yaitu perbuatan yang tidak sejalan dengan tuntunan agama dan akal sehat, khususnya yang telah ditetapkan sanksi duniawinya, seperti zina dan pembunuhan. Setan juga membisikkan agar kamu mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah dengan mengatakan bahwa Allah punya istri dan punya anak, padahal Allah maha suci dari hal tersebut.
Demikianlah isi kandungan Surat Al Baqarah Ayat 168 tentang makanan halal. Semoga bermanfaat. Aamiin Allahumma aamiin. Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)