Masuk Raudhah Tanpa Hambatan, Jamaah Haji Berdoa di Taman Surga

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 28 Juli 2022 02:48 WIB
Raudah, Masjid Nabawi. (Okezone/Dani Jumadil Akhir)
Share :

MADINAH - Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah tanpa hambatan. Para jamaah haji Indonesia dimudahkan masuk Raudhah dengan surat izin (tasreh). Tasreh membuat alur jamaah haji masuk ke Raudhah berjalan lancar karena sesuai waktu yang ditentukan.

Akses masuk Raudhah di Masjid Nabawi dibedakan untuk jamaah perempuan dan laki-laki.

Jamaah perempuan menunggu masuk Raudhah melalui pelataran Masjid Nabawi di pintu 24. Sementara untuk jamaah laki-laki menunggu di pelataran Masjid Nabawi pintu 37.

Rasulullah SAW menyebut Raudhah sebagai taman surga. Tempat ini juga disebut sebagai area yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: "Antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman surga." (HR Bukhari dan Muslim).

Raudhah yang letaknya ditandai dengan tiang-tiang putih, berada di antara Rumah Nabi (sekarang Makam Rasulullah SAW) sampai mimbar.

Media Center Haji (MCH) pun berkesempatan masuk ke Raudhah dengan menunjukkan tasreh kepada otoritas keamanan di Masjid Nabawi. Dalam tasreh tersebut terdapat keterangan waktu, pukul hingga jumlah jamaah yang masuk ke Raudhah.

Sebelum masuk ke Raudhah, para jamaah haji harus antre terlebih dahulu sambil menunjukkan tasreh. Jika semuanya sesuai, para petugas dan Askar memperbolehkan jamaah haji masuk ke Raudhah.

Di dalam Raudhah, para jamaah haji bisa shalat sunah hingga berdoa. Namun, waktunya terbatas karena para petugas akan meminta jamaah haji untuk tidak berlama-lama di area Raudhah.

Keistimewaan Raudhah diungkap Konsultan Bimbingan Ibadah Petugas Haji Kyai Wazir Ali. Luas Raudhah dari arah timur ke barat sepanjang 22 meter dan dari utara ke selatan 2 meter, namun diperebutkan jamaah haji seluruh dunia.

"Keistimewaan Raudhah tempat yang sangat mustajab, doa yang kita panjatkan di Raudhah selalu dikabulkan dan pasti dikabulkan Allah SWT sepanjang haji kita bersih, lurus insya Allah dikabulkan," kata Wazir Ali kepada Media Center Haji (MCH), Madinah.

Wazir menambahkan, batas Raudhah antara mimbar dengan rumah Nabi Muhammad SAW yang kini menjadi makam Rasulullah.

"Itulah batas Raudhah terdapat taman surga. Rasulullah mengatakan seperti itu mungkin secara tasawuf, kalau ditarik garis lurus ke atas tempatnya-tempatnya surga," sambungnya.

Dia menyarankan jamaah yang berada di Madinah menyempatkan diri mendatangi Raudhah dan berziarah ke makam Rasulullah.

"Secara etika, jamaah haji itu tamunya Allah sekaligus tamunya Rasulullah SAW. Oleh karena itu, jamaah haji yang menginjakkan kakinya di Madinah setidaknya sowan ke yang punya rumah. Jangan sampai sudah seminggu di Madinah tidak ziarah. Secara etika tidak baik," katanya.

Salah satu jamaah haji bernama Indra mengaku telah menyiapkan fisik dan waktu untuk bisa masuk ke Raudhah. Dia ingin ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan sambil memohon doa.

"Rasa rindu dengan Nabi Muhammad SAW," kata Indra.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Amin Handoyo menegaskan bahwa pihaknya akan membuatkan tasreh bagi setiap jamaah haji Indonesia yang tiba di Madinah.

Hal itu sudah dilakukan pada masa kedatangan jamaah haji gelombang pertama sebelum prosesi ibadah haji. Layanan yang sama diberikan juga kepada jamaah haji gelombang kedua yang mulai tiba di Madinah pada 21 Juli 2022.

“Setiap jamaah haji yang tiba di Madinah, baik gelombang satu maupun gelombang dua, akan kita proses tasrehnya untuk bisa masuk ke Raudhah Masjid Nabawi,” kata Amin Handoyo di Madinah.

Amin menjelaskan, pengurusan tasreh jamaah haji Indonesia untuk masuk ke Raudhah diproses oleh Seksi Bimbingan Ibadah Daker Madinah. Tiga hari sebelum keberangkatan jamaah ke Kota Nabi ini, Seksi Bimbingan Ibadah sudah mengajukan penerbitan proses tasreh kepada pihak yang berwenang melalui sistem e-Haj.

“Jadi, kami upayakan saat jamaah tiba di Madinah, izin tasreh masuk Raudhah sudah terbit. Di situ tertera jadwal jamaah masuk ke Raudhah-nya,” kata Amin.

Untuk memproses izin tasreh tersebut, lanjut Amin, Seksi Bimbingan Ibadah Daker Madinah sudah mendapatkan user dari pengelola e-Haj Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah. Mereka selanjutnya menginput nama-nama jamaah di setiap kloter berdasarkan rencana kedatangannya di Madinah. Selain itu, diinput juga rencana jadwal masuk Raudhah, baik tanggal maupun waktunya.

“Input dalam e-Haj dilakukan oleh Seksi Bimbad Daker Madinah dengan memasukkan nama jamaah, nomor paspor, dan juga kloternya,” urai Amin.

“Datang ke Raudhah sesuai jadwal. Tetap patuhi protokol kesehatan, jangan berkerumun dan tetap gunakan masker. Jamaah harus tetap menjaga kesehatan jelang kepulangan mereka ke Tanah Air,” tandasnya.

Jika dalam prosesnya ada kendala dalam menerbitkan tasreh, petugas akan menyampaikan aduan (balagh) kepada operator e Haj di KUH, Jeddah. Jika belum terselesaikan, masalah tersebut akan diteruskan ke Syarikat Adilla atau Kementerian Haji dan Umrah Saudi. Amin menegaskan bahwa selama ini proses penerbitan tasreh berjalan lancar dan setiap masalah yang muncul bisa segera ditangani.

“Setelah tasreh terbit, Daker Madinah akan menyerahkannya format digitalnya atau pdf kepada ketua sektor untuk dicetak dan diserahkan kepada jemaah melalui petugas kloter,” kata Amin.

Petugas kloter selanjutnya akan mengkondisikan para jamaahnya pada hari dan jam yang tertera di tasreh untuk berangkat menuju Raudhah Masjid Nabawi.

Selain menggunakan izin tasreh yang diterbitkan oleh Daker Madinah, jamaah haji juga bisa mengurus izin masuk Raudhah secara mandiri dan online.

Ada dua aplikasi yang bisa digunakan, yaitu Eatmarna dan Tawakkalna. Namun demikian, kedua aplikasi ini hanya bisa diakses dengan menggunakan jaringan lokal Arab Saudi.

Kepada jamaah untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di Madinah, termasuk saat di Masjid Nabawi dan Raudhah.

Mekanisme izin tasreh dan pendaftaran online memberi kepastian setiap jemaah bisa masuk Raudhah secara terjadwal. Hal ini diharapkan juga dapat mengatur jamaah agar tidak terlalu berkerumun.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya