Penuhi Kebutuhan Jamaah Haji, Produk Indonesia Bakal Jadi 'Raja' di Tanah Suci

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 29 Juli 2022 16:45 WIB
Jamaah haji akan lebih mudah temukan produk Indonesia di Tanah Suci (Foto: MNC Portal)
Share :

Bekerja sama dengan para importir produk Indonesia yang ada di Arab Saudi, kegiatan ini akan dilaksanakan sejak 28 Juli hingga 18 Agustus 2022.

"Mudah-mudahan produk kita semakin di kenal dan semakin banyak juga dibeli oleh masyarakat," katanya.

Sebab, salah satu concern dalam penyelenggaraan ibadah haji adalah belum banyaknya bahan baku asli Indonesia yang digunakan untuk layanan dapur katering di Arab Saudi. Sebut saja ikan patin, dan beras, Arab Saudi lebih memilih impor dari Thailand hingga Filipina. Padahal dua bahan baku tersebut juga terdapat di Indonesia.

"Tantangan yang harus kita hadapi saat ini adalah sebanyak mungkin produk kita harus sudah ada di pasar Saudi. Karena kalau belum ada akan kesulitan bagi pengelola dapur. Arahnya ke sana," kata Eko.

Eko berharap pemenuhan produk lokal Indonesia tidak hanya terjadi di musim haji melainkan untuk jangka panjang. "Keuntungan lebih jangka panjang adalah memenuhi kebutuhan untuk pasar Saudi. Haji hanya 1-2 bulan. Kalau produk itu tersedia di pasar untuk kebutuhan masyarakat di Saudi itu akan lebih baik," katanya.

Baca juga: Ada 5 Kloter, Cek Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Gelombang Kedua dari Madinah 30 Juli

Di tempat berbeda, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid mendorong pengusaha atau produsen di Tanah Air men-supply bahan baku dapu katering untuk membanjiri pasar di Arab Saudi. Hal ini disampaikan setelah mengecek dapur katering di Jeddah.

"Cuma ada yang perlu diperbaiki, kita ingin jemaah haji menikmati produk Indonesia di Arab Saudi. Kita dapatkan baru satu yang betul-betul Indonesia banget, itu pun bukan makanan utama melainkan pendamping," ungkapnya.

Pihaknya juga akan mendorong UKM agar bisa memenuhi standar agar bisa masuk ke pasar Arab Saudi.

"Selain itu, penting juga standar harga. Untuk masuk ke Arab Saudi, tentunya harga pun mesti bersaing," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya