Disebut Surat Al Muawidzatain
Surat An-Nas memiliki pokok kandungan menganjurkan manusia memohon perlindungan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dari godaan setan, baik yang berasal dari golongan manusia maupun jin.
Bersama dengan Surat Al Falaq, Surat An-Nas disebut surat Al Muawidzatain. Surat Al Falaq disebut Al Mu'awwidzah al 'Ula, sedangkan Surat An-Nas disebut Al Mu'awwidzah Ats-Tsaaniyah yang artinya kedua surat ini turun bersamaan.
Adapun alasan Surat An-Nas disebut surat Muawidzatain dikarenakan memiliki arti dua surat perlindungan. Surat An-Nas dan Al Falaq turun bersamaan berkaitan erat dengan peristiwa disihirnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.
Surat Al Muawidzatain ini termasuk surat yang tidak ada bandingannya. Hal ini menurut hadits riwayat Imam Muslim melalui jalur 'Uqbah bin 'Amir:
عن عقبة بن عامر قال :قال رسول اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم : «ألم تر آيات أنزلت هذه الليلة لم ير مثلهن قط : قُلْ : أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وقُلْ : أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ». رواه مسلم وأحمد والترمذي والنسائي.
"Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, 'Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan malam ini? Tidak ada yang semisal dengannya, yakni qul a'udzu bi rabbin nas, dan qul a'udzu birabbil falaq." (HR Muslim, Ahmad, Tirmidzi, dan An-Nasa'i)
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)