Adapun tiga alasannya adalah sebagai berikut.
1. Jumlah kata Qadar di Surat Al-Qadr
Di Surat Al-Qadr, kata 'Qadar' diucapkan 3 kali, ada di awal surat. Kemudian, Qadar itu sendiri punya 9 huruf. Jika 9 dikalikan 3, jawabannya 27.
2. 'Hiya' merujuk pada Lailatul Qadar
Kiai Ahmad Kosasih menjelaskan bahwa di dalam Surat Al-Qadr itu ada 30 kata, bukan huruf. Nah, di kata ke-27 surat tersebut berbunyi 'hiya' yang merujuk pada arti 'malam tersebut'. Nah, malam yang dimaksud banyak diartikan ulama sebagai malam Lailatul Qadar.
3. 27 adalah angka ganjil
Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa Rasulullah membocorkan sedikit bahwa malam Lailatul Qadar itu jatuh di malam ganjil dan angka 27 adalah angka ganjil.
"Pengalaman saya saat Umrah di bulan Ramadhan, di malam ke-27 Masjidil Haram begitu penuh sesak. Banyak orang yang ingin sholat Tarawih di malam itu. Banyak orang percaya bahwa malam Lailatul Qadar ada di malam ke-27. Wallahualam," ungkap Kiyai Ahmad Kosasih.
(Vivin Lizetha)