Tangis Pecah Soejantini Mengenang Suami sejak Hari Pertama di Tanah Suci

Maruf El Rumi, Jurnalis
Rabu 05 Juli 2023 18:08 WIB
Tangis Pecah Soejantini Mengenang Suami sejak Hari Pertama di Tanah Suci (Foto: MCH 2023)
Share :

JEDDAH - Tangis jamaah haji asal Demak bernama Soejantini ini mendadak pecah saat mengenang sang suaminya Suprapto Tarlim Kerto Wijoyo meninggal di Tanah Suci. Suprapto adalah jamaah asal Indonesia pertama di tahun 2023 yang meninggal dunia di Arab Saudi.

Kemarin, Selasa (4/7), Soejantini bersama rombongan dari kloter 3 Solo-Yogyakarta (SOC 03) bertolak kembali ke Indonesia. Mereka telah selesai melakukan semua rangkaian ibadah haji, mulai dari sunnah seperti sholat 40 waktu di Masjid Nabawi sampai ke puncak haji dari wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan mabit di mina.

Awal cerita, Soejantini masih tegar. Dia menceritakan bagaimana kebahagiannya sudah menyelesaikan rangkaian haji dan ketegarannya menjalani ibadah rukun Islam kelima tersebut tanpa suami sejak kali pertama mendarat di Tanah Suci.

"InsyaAllah saya kuat, sepeninggal bapak itu ketetapan Allah dan ketetapan Allah yang terbaik sehingga kuat menjalankan haji," kata ibu dua anak tersebut kepada Media Center Haji (MCH) di Jeddah, (4/7/2023).

 BACA JUGA:

Soejantini sendiri tidak bisa mendampingi suaminya saat pemakaman karena terbentur aturan ziarah untuk Arab Saudi. Dia hanya bisa menitip pesan agar divideokan saat proses pemakaman sebagai dokumen terakhir almarhum. Sampai cerita ini, Soejantini kuat. Tangisnya meledak saat menceritakan momen kehilangan suaminya.

Apalagi, almarhum tidak memperlihatkan gejala sakit atau apa. Justru dia yang sempat tidak enak badan sebelum keberangkatan. Waktu berangkat ke Solo, dia baru pulang dari Puskemas sehingga saat di embarkasi Donohudan masih sakit. Di Donohudan juga sempat diperiksa di dokter. Justru almarhum baik-baik saja dan tidak ada keluhan.

Termasuk saat mendarat di Madinah, lanjut Soejantini, almarum masih ikut mengantarnya dan membukakan pintu kamar untuknya. "Bapak justru belum dapat. Setelah membukakan pintu kamar, dia numpang salat di kamar sebelah. Saat itu, bapak memanggil-manggil dari dalam kamar mandi minta tolong. Bapak kemudian dibopong keluar dan direbahkan di tempat tidur, saya pun dipanggil," tutur Soejantini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya