MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyediakan 450 bus shalawat untuk melayani jamaah haji Indonesia selama di Kota Makkah. Bus tersebut akan beroperasi selama 24 jam.
“Layanan bus shalawat melayani seluruh jamaah pergerakan jamaah ke Masjidil Haram, kita pastikan 24 jam ada layanan itu,” ujar Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Mujib Roni, dikutip, Kamis (23/5/2024).
“Dan Insya Allah, (bus shalawat) dari titik akomodasi dan kebanyakan di depan hotel,” sambung Mujib.
Lebih lanjut dia mengatakan, ada dua jenis armada bus yang akan melayani jamaah haji Indonesia, yaitu bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus shalawat.
Pihaknya akan menggunakan bus AKAP untuk pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah. Sementara pergerakan jamaah selama di Makkah akan dilayani dengan bus shalawat.
Diketahui, puncak Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) diperkirakan akan dimulai pada 14 Juni dan berakhir pada 19 Juni mendatang. Nantinya akan ada ratusan bus shalawat yang akan disiapkan untuk melayani jamaah.
“Armada bus shalawat kalau kita total 450 itu nanti beroperasi saat puncak haji. Kalau sekarang kan kedatangan jamaah ada delapan kloter. Per kloter enam bus. Jadi sekitar 48 bus shalawat saat ini,” ucap Mujib.
Bus shalawat itu akan melayani 22 rute untuk lima wilayah Makkah Makkah, yaitu di Misfalah, Jarwal, Ray Bakhs, Syisya, dan Raudhah. “Ada 76 halte yang mengcover 170 hotel. Dan akan di-backup tenaga petugas 24 jam,” tutup Mujib.
(Fahmi Firdaus )