MAKKAH –Suasana di Kota Makkah semakin ketat dan padat menjelang puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah, pada Sabtu, 15 Juni 2024 atau tanggal 9 Zulhijah 1445 H.
Pantauan Okezone di Jalan Raya Malik Fahad di kawasan Syisyah, Makkah yang menuju arah Mina dilakukan penyekatan oleh petugas atau polisi Arab Saudi (Askar), Rabu (5/6/2024).
Salah satu jalan yang ditutup Askar adalah terowongan Jalan King Fahd. Petugas menghentikan setiap kendaraan yang ingin memasuki terowongan itu. Petugas berseragam memberhentikan mobil dan penumpangnya diminta menunjukkan dokumen izin tinggal.
Bagi para pendatang, diharuskan menunjukkan tasreh (visa haji), tanpa dokumen tersebut, mereka langsung diamankan petugas.
Sementara, mobil ambulans dan bus petugas hingga truk yang membawa logistik menuju Mina atau Arafah diizinkan melintas melewati terowongan tersebut.
Sebelumnya, Kepala Daker Makkah Khalilurrahman mengatakan, saat ini, jumlah jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di kota Makkah mencapai 75% atau sebanyak 449 kloter. Kota Makkah pun semakin padat dengan jamaah haji dari berbagai negara.
“Mengingat kondisi kota Makkah semakin padat dan pemeriksaan di check point di pintu masuk semakin ketat,”ujar Khalilurrahman di Kantor Daker Makkah.
Oleh karena itu, untuk keselamatan dan kenyamanan jamaah haji, pihaknya mengimbau agar mematuhi surat edaran yang sudah dibuat kepada jamaah haji yang telah tiba di Kota Makkah ataupun yang akan tiba di Kota Makkah.
“Kami mengimbau untuk tidak melakukan perjalanan di luar kota perhajian, agar jamaah bisa fokus beribadah di kota suci Makkah,”ujar Khalil.
“Dan bagi mereka yang belum melaksanakan umrah wajib segera melaksanakan umrah wajib,” tegas Khalil.
(Fahmi Firdaus )