Anjuran Amalan Shalawat untuk Mendapat Ampunan di Bulan Syaban

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 25 Januari 2026 14:21 WIB
Ilustrasi.
Share :

Imam Syafi‘i menjawab bahwa Allah swt telah melimpahkan kenikmatan kepadanya dan mengampuninya. Bahkan, ia disambut dengan penuh kemuliaan di dalam surga, diarak sebagaimana seorang pengantin, serta ditaburi anugerah dan penghormatan sebagaimana pengantin yang dimuliakan.

Mendengar jawaban tersebut, Ibnu Abdil Hakam tertegun. Dengan rasa penasaran yang memuncak, ia bertanya lagi, “Wahai Imam, amalan apa yang telah engkau lakukan sehingga engkau bisa mencapai kedudukan yang begitu mulia ini?” Maka Imam Syafi‘i menjawab:

بِقَوْلِي فِي كِتَابِ الرِّسَالَةِ: وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُونَ، وَعَدَدَ مَا غَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافِلُونَ

Artinya: “Dengan perkataanku dalam kitab Ar-Risalah: ‘Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad sebanyak bilangan orang-orang yang mengingatnya, dan sebanyak bilangan orang-orang yang lalai dari mengingatnya’.” (Sayyid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki, Madza fî Sya‘bân, cetakan pertama: 1424 H, hlm. 30).

Keutamaan Shalawat

Dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa shalawat memiliki keutamaan yang sangat agung. Melalui shalawat, Allah swt melimpahkan kenikmatan dan ampunan. Bahkan, seseorang dapat disambut dengan penuh kemuliaan di surga, diarak layaknya seorang pengantin, serta dianugerahi kehormatan sebagaimana pengantin yang dimuliakan.

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya