Apakah Marah-marah Bisa Bikin Batal Puasa? Ini Penjelasannya

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 12 Februari 2026 15:42 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Berpuasa selama bulan Ramadan adalah ibadah untuk membentengi diri dari hawa nafsu, bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari nafsu lainnya. Lantas, apakah emosi yang memuncak, seperti marah, akan membatalkan puasa? Berikut penjelasannya.

Marah Tak Membatalkan Puasa

Menurut Fatawa Syabakah Islamiyah, marahnya seseorang tidak membatalkan puasa yang sedang dikerjakan. Hal ini sejalan dengan fiqih yang membatasi pembatal puasa pada makan, minum, jima’, atau muntah dengan sengaja.

فالصائم إذا غضب وتشاجر مع بعض الناس فصومه صحيح ولا إعادة عليه سواء كان ظالما أو مظلوما

Artinya: “Orang yang berpuasa ketika dia marah atau bertengkar dengan orang lain, puasanya tetap sah dan tidak wajib dia ulangi. Baik dia sebagai orang yang mendzalimi maupun yang didzalimi.” (Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 109481).

Meski begitu, orang yang berpuasa sebaiknya menjaga emosinya. Sebab, meski puasanya tidak batal, ulama berpendapat bahwa marah berpengaruh pada pahala puasa.

Ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW agar ketika berpuasa, kita menjadi orang yang berwibawa, menjaga kehormatan dengan menghindari maksiat, serta berusaha bersabar dalam setiap keadaan. Sebagaimana sabda beliau dalam hadis berikut:

الصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

Artinya: “Puasa adalah perisai, maka bila salah seorang di antara kamu berpuasa janganlah berkata kotor dan jangan berteriak-teriak. Jika seseorang memakinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” (HR. Bukhari 1904 & Muslim 1151).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya