Meski secara geografis memiliki kedekatan wilayah dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab secara konsisten menempati urutan teratas sebagai negara dengan biaya haji paling mahal. Hal ini disebabkan oleh standar pelayanan yang sangat tinggi. Sebagian besar biro perjalanan di UEA menawarkan paket hotel bintang lima yang berada tepat di depan Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Rata-rata biaya haji di UEA berkisar antara USD10.000 hingga USD15.000 (sekitar Rp160 juta hingga Rp240 juta) per jemaah.
Sebagai perbandingan, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan biaya haji yang relatif kompetitif berkat adanya skema subsidi dari Nilai Manfaat dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Perbedaan biaya yang mencolok antarnegara ini menegaskan bahwa faktor geografis, kekuatan mata uang, dan kebijakan internal pemerintah memainkan peran krusial dalam menentukan besaran biaya yang harus disiapkan oleh jemaah untuk memenuhi panggilan ke Baitullah. Tren kenaikan biaya global ini menunjukkan pentingnya persiapan finansial yang matang sejak dini.
(Rahman Asmardika)