Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa-Doa Para Nabi yang Ada Dalam Alquran, Amalkan Setiap Hari

Harisah Chamil , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2019 |20:30 WIB
Doa-Doa Para Nabi yang Ada Dalam Alquran, Amalkan Setiap Hari
Doa-doa para nabi dalam alquran (Foto: Medium)
A
A
A

BANYAK doa-doa para nabi dan rasul yang patut kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Di mana kita menjalaninya di selingi oleh doa yang sudah ada di dalam Alquran . Salah satu diantaranya yaitu Doa Nabi Muhammad memohon keselamatan Dunia dan Akhirat.

Dimana doa memohon doa keselamatan dunia akhirat ini hampir setiap saat dilafalkan oleh semua umat muslim ketika berdoa atau sedang salat .

Tetapi, manusia merupakan makhluk yang lemah yang dapat berbuat kesalahan. Sehingga mereka meminta ampun dan pertolongan hendak kepada Allah SWT. Namun terkadang manusia mempunyai sifat sombong yang saat mereka berada di atas akan lupa kepada Allah SWT.

BACA JUGA : Suka Konsumsi Makanan Pedas Bisa Bikin Kurus?

Allah mengajarkan kita sebagai umat muslim untuk selalu berdoa kepadaNYA , entah saat sedang berbahagia atau sedang terkena musibah. Karena dengan berdoa kepada Allah itu sama saja kita sedang beribadah dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh Allah. Di dalam Alquran sendiri terdapat banyak doa-doa dari para nabi yag bisa kita amalkan sebagai doa dalam salat atau diluar salat , Berikut ulasannya;

Doa Nabi Adam:

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

”Ya Tuhan kami, kami telah dzalimkan diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi”. (Al A’raf : 23)

Menurut keterangan Al-Qur’an sendiri doa inilah yang diucapkan Nabi Adam dan Siti Hawa sesudah dikeluarkan dari Surga dan diusir kedunia, dengan memohon ampun terhadap dosanya dengan doa ini.

Doa-doa Nabi Nuh:

قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi”. (QS. Hud : 47)

Menurut Al-Qur’an sendiri, doa inilah yang diucapkan oleh Nabi Nuh As sesudah ditolak Allah, karena memohon dilepaskan anaknya (Kan’an) yang kafir dan yang tenggelam.

Doa-doa Nabi Ibrahim:

رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang”. (QS. Al-Baqarah : 128-129)

Menurut riwayat Al-Baghawy, bahwa Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As membaca doa ini saat membina Ka’bah.

Doa-doa Nabi Luth :

رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ

“Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan”. (QS. Asy-Syu’araa :169)

Menurut keterangan ahli tafsir, doa inilah yang diucapkan Luth untuk memohon supaya beliau dan keluarganya dipelihara Allah dari tindakan kaumnya yang buruk itu.

Doa Nabi Yusuf :

رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh”. (QS. Yusuf :101)

Menurut keterangan ahli tafsir, Nabi Yusuf memohon kepada Allah dengan doa ini dikala beliau dijadikan wazir Negara Mesir.

BACA JUGA : Nenek Funky nan Modis, Gayanya Gak Kalah Sama ABG

Ustadz Fauzan Amin, Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia mengatakan, bahwa ketika seseorang sedang mengalami nasib atau kejadian yang sama dengan kisah di atas maka doa diatas dapat ditiru. Jika dalam tradisi NU dianjurkan bagi siapa saja harus tawassul, sebagai bentuk ikroman atau penghormatan.

(Dinno Baskoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement