Jelang mudik Lebaran, masyarakat sudah mulai mencari tiket transportasi, baik itu bus, pesawat, kereta api, atau juga kapal air. Bahkan, di beberapa tempat, tiket mudik ini sudah ludes terjual padahal belum lama dibuka loketnya.
Terkait dengan harga yang ditawarkan, beberapa orang menganggapnya terlalu mahal. Ini menjadi pertimbangan dan akhirnya mengurungkan niat untuk mudik dan bertemu keluarga di kampung. Namun, menurut Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, untuk harga pesawat, masih sesuai di bawah tarif batas atas.
"Kalau harga pesawat masih sesuai, malah di bawah tarif batas atas. Untuk moda transportasi lain kami belum tahu, harus disurvei dulu, khususnya bus," kata Tulus kepada Okezone melalui pesan singkat, Senin (13/5/2019).

Sayangnya, apa yang dikatakan Tulus berbeda dengan pernyataan seorang konsumen bernama Saiful. Menurutnya, harga tiket mudik pesawat 2019 ini terlalu mahal.
Baca Juga: Bolehkah Tidur di Masjid Siang Hari Setelah Salat?
"Untuk dua orang pulang-pergi Jakarta-Surabaya di kelas ekonomi, kita mesti mengeluarkan uang Rp6 juta. Bagi saya ini terlalu mahal, karena belum termasuk dengan uang lain-lainnya," curhatnya pada Okezone.