لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk.” (HR. Bukhari no. 1894 dan Muslim no. 1151).
Karenanya, janganlah memakai cairan apapun untuk menghilangkan aroma tak sedap yang muncul di mulut tersebut. Hanya saja, di saat makan sahur Anda harus menghindari beberapa jenis makanan yang memicu bau mulut.
Solusinya adalah Anda bisa menghindari bau mulut dengan tidak mengonsumsi makanan berminyak, pedas dan mengandung bawang putih. Perbanyak pula asupan air putih sebanyak 2 liter dengan diatur waktunya saat sahur, buka puasa dan malam hari.
(Utami Evi Riyani)