nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menilik TPQ Al-Rehlah, Karya Anak Bangsa di Malaysia

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 16:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 615 2056088 menilik-tpq-al-rehlah-karya-anak-bangsa-di-malaysia-djJOcP4BH1.jpg TPQ Al-Rehlah di Kuala Lumpur, Malaysia

CHOW KIT, di Kota Kuala Lumpur, menjadi tempat bagi jutaan orang di Malaysia beraktivitas. Bukan hanya pusat perniagaan, namun juga wisata, pusat kebudayaan juga ada di distrik Chow Kit.

Namun, cerita menarik datang dari sudut Chow Kit bukanlah mengenai kuliner atau wisatanya, melainkan TPQ Al-Rehlah, yang diinisiasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Tempat bagi anak-anak TKI di Malaysia untuk belajar membaca Alquran, Rabu (15/5/2019).

Salah seorang Da’I Ambassador Dompet Dhuafa, Riski Amrilah, diamanahkan untuk berdakwah di Malaysia. TPQ Al-Rehlah di distrik Chow Kit menjadi destinasi pertama Rizki mengarungi petualangannya di Malaysia.

TPQ Al Rihlah di Malaysia

Merupakan sebuah taman pengajaran Alquran yang diinisiasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Kepedulian PMI di Malaysia terhadap pendidikan agama sangatlah tinggi. Sampai-sampai mereka mendirikan sebuah lembaga pendidkkan agama. Di sana, Rizki Amrilah sebagai Da’I Ambassador Dompet Dhuafa juga ikut menyempatkan diri memberikan pengajaran kepada peserta didik.

“Taman Pendidikan Alquran Al-Rehlah awalnya menempati sebuah rumah semi permanen yang hanya berdinding papan dan tak layak untuk ditempati. Sebab tatkala hujan turun, ruangan tempat anak-anak mengaji bocor dan basah,” jelas Rizki, menceritakan asal mula TPQ Al-Rehlah hadir.

Kehadiran TPQ Al-Rehlah menjadi semakin menarik, karena bukan hanya mendirikan, para PMI juga ikut mengajar para peserta didik. Padahal, sebagai PMI, waktu dan tenaga mereka sudah tersita banyak untuk bekerja.

Taman Pendidikan Alquran di Malaysia

“Di tengah kesibukan yang sangat padat, yaitu bekerja mengais rezeki, mengumpulkan pundi-pundi ringgit untuk anak istri di kampung. Mereka bekerja mulai dari pagi buta hingga petang hari. Tetapi masih menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak Indonesia yang tinggal di daerah Chow Kit dan Kampung Baru. Padahal kebanyakan mereka bekerja sebagai kuli bangunan,” terang Rizki.

Kini, TPQ Al-Rehlah berdiri di atas tanah 3×20 meter hasil wakaf salah satu warga Malaysia. Terletak di sebelah Wisma Sabarudin di Jalan Raja Alang, Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia. Setiap harinya TPQ tersebut selalu sibuk dengan alunan ayat suci Alquran dari anak-anak Indonesia di Malaysia.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini