Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa Senjata Orang Beriman

Doa Senjata Orang Beriman
Ilustrasi doa seorang hamba kepada sang khaliq
A
A
A

“Rasulullah SAW, bersabda: “Akan dikabulkan (doa) kalian selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, saya telah berdoa, namun belum saja dikabulkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, Nabi SAW bersabda: “Doa para hamba akan senantiasa dikabulkan, selama tidak berdoa yang isinya dosa atau memutus silaturrahim, selama dia tidak terburu-buru.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud terburu-buru dalam berdoa?” Beliau bersabda, “Orang yang berdoa ini berkata: “Saya telah berdoa, saya telah berdoa, dan belum pernah dikabulkan.” Akhirnya dia putus asa dan meninggalkan doa.” (HR. Muslim dan Abu Daud)

Sifat tergesa-gesa tercipta karena merasa waktu begitu lama berjalan sampai pada doa itu sendiri didatangkan. Ini disebabkan manusia sedang di dalam lingkaran keinginannya. Membuat ia tersiksa dengan keadaannya sendiri. Padahal bagi Allah, itu amatlah sebentar.

QS. Al-Ma’arij ayat 6: “Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh.” QS. Al-Ma’arij ayat 7: “Sungguh Kami memandangnya dekat.”

Seseorang yang memiliki persepsi bahwa keinginan yang dimunajatkan dalam doanya merupakan hal terbaik bagi dirinya untuk Allah wujudkan, bisa jadi itu keliru. Terkadang persepsi manusia terhalang atau ada pembatas. Karena asumsi manusia terlahir dari apa yang masuk melalui panca indera lalu menjadi pengetahuan yang mengendap dalam pemikiran, sehingga setiap asumsi-asumsi terbaiknya berlandaskan persepsi semata. Sedangkan Allah maha mengetahui meliputi segalanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement