nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Wanita yang Namanya Diabadikan dalam Alquran

Wisnu Kurniawan , Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 01:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 19 614 2057456 5-wanita-yang-namanya-diabadikan-dalam-alquran-pyDcOjipmJ.jpg

SEJUMLAH wanita yang namanya diabadikan dalam Alquran, ada yang karena mendapat kehormatan dan sebagian dihinakan karena perilakunya. Banyak pelajaran yang dapat kita diambil dari perjalanan hidup mereka, yang baik maupun yang buruk.

Di antara para wanita yang namanya diabadikan dalam Alquran adalah istri para nabi. Kisah kehidupan mereka merupakan cerita nyata seperti tercantum pada Surat Yusuf ayat 111.

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Artinya: “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Alquran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmar bagi kaum yang beriman.”

Kita patut mengingat dan mengetahui kisah-kisah orang yang ditemukan dalam Alquran. Kitab suci Alquran berfungsi sebagai bimbingan moral dan tiang agama Islam. Semua wanita yang disebutkan dalam Alquran, menjadi pelajaran tertentu yang bisa diperoleh umat muslim. Beberapa digambarkan sebagai panutan.

Perkiraan jumlah wanita yang disebutkan dalam Alquran adalah 24 orang. Dalam kitabnya, Allah SWT berbicara tentang wanita salehah yang mengabdikan hidup mereka kepada tuhannya dan tunduk kepadanya dengan sepenuh hati.

Melansir dari Islamicfinder, berikut lima wanita yang namanya disebutkan dalam Alquran:

1. Hawa

Dalam Alquran, Hawa (RA) tidak disebut dengan nama lengkapnya, tetapi sebagai pasangan Nabi Adam AS. Hawa menjadi wanita pertama yang diciptakan Allah SWT, bersama dengan suaminya, Nabi Adam AS.

Setelah diperdaya oleh setan, mereka makan buah pohon Khuldi, meskipun Allah SWT melarangnya. Mereka kemudian, dibawa keluar dari Surga Firdaus dan dikirim ke Bumi, sebagai hukuman atas dosa mereka. Mereka terus menerus memohon ampun kepada Allah SWT sebagaimana dinyatakan dalam Alquran:

“Ya tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika engkau tidak mengampuni kamu dan memberi rahmat kepada kamu, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Surat Al-A’raf Ayat 23).

2. Maryam

Dia adalah satu-satunya wanita yang namanya disebutkan dalam Alquran dengan nama depannya. Maryam mewakili segala sesuatu yang murni dan memegang posisi terhormat dalam Islam. Allah SWT menjadikan Maryam salah satu surah dalam Al- Alquran, yang merupakan suatu kehormatan luar biasa.

“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang sesama dengan kamu).” (Surat Ali Imran Ayat 42)

3. Umm-e-Musa (Ibu Nabi Musa AS)

Dia wanita yang melahirkan Nabi Musa AS selama masa pemerintahan Fir’aun. Fir’aun memerintahkan pembunuhan semua bayi laki-laki Yahudi di Negeri itu. Ibu Nabi Musa AS disapa oleh Allah SWT melalui ‘Wahi’ (pesan langsung dari Allah SWT). Dia diperintahkan untuk memiliki iman dan melemparkannya ke sungai sehingga Nabi Musa AS dapat hidup.

“Dan kamu ilhamkan kepada Ibu Musa: Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya kami akan mengembalikannya kepadamu dan menjadikannya (salah seorang) dari pada Rasul.” (Surat Al-Qasas Ayat 7)

4. Bilqis (Ratu Sheeba)

Dia adalah Ratu dari Sheeba dan diberi nama ‘Bilqis’ oleh orang-orang Yahudi. Dia digambarkan dalam Alquran sebagai penguasa yang kuat dan bijak. Dia diundang oleh Nabi Sulaiman AS untuk menerima ajaran Islam. Terlepas dari keinginan penasihatnya, dia melihat kebenaran dan kemurnian dalam kata-kata Nabi Sulaiman AS. Dia menjadi yakin akan kebenaran dari Agama Islam.

“Dia berkata: Ubahlah baginya singgasananya, maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukan dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal (nya).” (Surat An-Naml Ayat 41)

“Dan ketika Balqis datang. Ditanyakanlah kepadanya: Serupa inikah singgasanamu? Dia menjawab: Seakan-akan singgasana ini singgasanaku. Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri.” (Surat An-Naml Ayat 42)

5. Istri Nabi Luth AS dan Istri Nabi Nuh AS

Dalam Alquran, Allah SWT tidak hanya menunjukkan wanita yang beriman, tetapi yang menderita nasib buruk. Yang menarik untuk dicatat di sini adalah bahwa kedua wanita ini adalah istri para Nabi.

Istri-istri Nabi Luth AS dan Nabi Nuh AS menolak untuk percaya pada keyakinan Agama Islam, meskipun diberkati dengan suami Nabi, kedua wanita ini gagal melihat kebenaran dan memilih untuk mengkhianati suaminya, pada gilirannya mengkhianati Allah SWT. Itu disebutkan dalam Al-Quran:

“Allah membuat Istri Nuh dan Istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba kami: lalu kedua istri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing). Maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah, dan dikatakan (kepada keduanya), masuklah ke dalam Jahannam bersama orang-orang yang masuk (Jahannam).” (Surat At-Tahrim Ayat 10).

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini